// // 1 comment

Perbedaan Asam Lambung dan Maag, mengenal lebih jauh tentang asam lambung

Lambung
Apakah kamu tahu Asam lambung berbeda dengan maag? Akan tetapi masih banyak orang yang bingung membedakannya karena memiliki efek yang sama, yaitu jaringan perut terasa nyeri. Jadi disini saya ingin menjelaskan apa sih perbedaan antara asam lambung dan maag?

Perbedaan asam lambung dan maag:

ASAM LAMBUNG

Seseorang bisa terserang asam lambung tinggi kapan saja dan di mana saja, penyebab asam lambung seseorang menjadi tinggi biasanya karena mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Seperti yang kita ketahui, lambung juga merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting yang berfungsi dalam mengolah makanan yang kemudian akan mengurai sari makanan dan menyebarkan saripati makanan pada seluruh organ tubuh.

Namun apa jadinya jika lambung mengalami masalah seperti asam lambung tinggi?

Tentu saja lambung tidak dapat bekerja secara maksimal dan akan menyebabkan sakit yang hebat pada lambung. Asam lambung terjadi karena adanya dorongan isi lambung yang mengalir ke saluran kerongkongan sehingga menyebabkan rasa panas layaknya terbakar serta mengiritasi area tenggorokan. Asam lambung masih dapat dipulihkan dan tak bisa kambuh selama si penderita berkeinginan mengubah kebiasaan serta gaya hidup yang tak sehat supaya asam lambung tidak meningkat. Maka dari itu harus segera ditangani secara tepat agar tidak terjadi secara berulang dan menjadi penyakit yang lebih berbahaya.

Berikut beberapa gejala, penyebab dan makanan yang harus dihindari:
Gejala asam lambung tinggi:

  • Nyeri pada dada 
  • Nafas pendek 
  • Wajah pucat 
  • Keluar keringat dingin 
  • Mual, sendawa, muntah 
  • Detak jantung cepat dan tidak beraturan 
  • Demam dengan rasa sakit di ulu hati. 
  • Rasa tidak enak perut bagian atas (Terutama sesudah makan), rasa nyeri yang dialami digambarkan seperti ditusuk-tusuk atau digores benda tajam. 
Penyebab asam lambung tinggi:
  • Membiasakan makan makanan pedas 
  • Sering membiarkan perut dalam keadaan kosong terlalu lama 
  • Makan terburu-buru 
  • Makan tidak teratur 
  • Makan terlalu banyak 
  • Makan makanan yang sulit dicerna 
Makanan dan minuman yang harus dihindari penderita asam lambung tinggi:
  • Makanan pedas yang mengandung cabai dan merica 
  • Makanan dengan tekstur keras seperti daging merah, nasi/pasta 
  • Buah/makanan dengan kadar asam yang tinggi seperti cuka, manisan/asinan, buah nanas, mangga muda, dll 
  • Makanan yang mengandung banyak penyedap rasa 
  • Makanan dengan kandungan gas yang tinggi seperti kembang kol, kubis brussel, kol dan brokoli 
  • Makanan dengan kandungan alkohol seperti tape/minuman beralkohol 
  • Makanan tinggi lemak dan minyak seperti goreng-gorengan 
  • Kafein yang ada dalam teh, kopi, dan soda 
Untuk mengatasinya tentu saja harus menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam pada lambung dan mencoba mengkonsumsi makanan sehat dan pola makan teratur.

MAAG

Maag: Penyakit ini terjadi karena peradangan di lambung yang membuat rasa nyeri sewaktu-waktu. Penyakit luka lambung tidak dapat diobati secara permanen. Hal tersebut disebabkan adanya luka serta peradangan yang membuat kondisi dinding lambung telah mengalami perubahan reaksi saat makanan masuk dan sakit maag muncul karena produksi asam lambung berlebih.

Biasanya bersumber di ulu hati disertai perut kembung, perih, dan bahkan mual.

Cara mencegah maag hampir sama dengan asam lambung:
  • Mengatur pola makan 
  • Jangan sering terlambat makan 
  • Jangan selalu makan makanan yang terlalu pedas 
Sekian sedikit informasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat yaa..
INGAT!! Jagalah selalu kesehatanmu karena sehat itu mahal harganya..
Sumber : Umam, Moh Adibul. Ajaibnya Khasiat Daun dan Buah Tin Penyembuh Segala Penyakit. Semarang: Syalmahat Publishing, 2014.

Reaksimu?

Share dong kak!

Penulis

1 comment:

close